Seni Rupa Murni (Seni Lukis)
Seni lukis adalah bentuk daya cipta dari imajinasi manusia yang diekpresikan melalui media garis, warna, tekstur, gelap terang, bidang dan bentuk pada bidang dua dimensi dengan mengutamakan kebebasan gaya dan keindahannya.
Fungsi berkarya seni ada tiga yaitu:
Fungsi primer: berkarya seni untuk menuangkan perasaan dan ekspresi pribadi orang tersebut. Dengan dasar seni untuk seni.
Fungsi sekunder (Pihak luar atau orang lain): Untuk melayani kepentingan orang lain dengan kata lain hal tersebut dapat juga digunakan untuk berkomunikasi.
Fungsi fisik: mengutamakan kegunaan atau fungsi dari karya yang dibuat tersebut.
Dalam seni, ekspresi dari seorang seniman akan sangat mempengaruhi karya seni yang dibuatnya. Ekspresi ialah ungkapan perasaan. Ungkapan perasaan dalam hal ini adalah cara si seniman untuk menuangkan apa yang ia rasakan ke dalam karyanya agar dapat tersampaikan kepada orang lain melalui karya yang ia buat. Begitu pula dalam seni lukis, seorang pelukis harus mampu menyampaikan pokok pikiran yang ia tuangkan dalam lukisannya menjadi sebuah bukti adanya perasaan yang ia rasakan kepada penikmat lukisannya.
Akan tetapi, dengan adanya ekspresi tersebut melukis bukan berarti hal yang mudah untuk dilakukan. Karya seni lukis yang baik tetap berpedoman pada komposisi, keseimbangan, dan harmonis pada penggunaan unsur-unsur seni rupa, tak lupa juga karya seni lukis harus tetap berpedoman pada komponen-komponen seni lukis.
Berikut ini adalah beberapa komponen-komponen seni lukis:
a. Subyek
Sesuatu yang menjadi bentuk lukisan atau obyek yang terlihat dari karyanya. Dibedakan menjadi:
-Lukisan bentuk figuratif = lukisan yang mengambil tiruan bentuk-bentuk dari alam.
-Lukisan nonfiguratif (abstrak) = bentuk-bentuknya tidak terikat dari alam
b. Bentuk
Yaitu cara pelukis mengekspresikan subyek yang dilukisnya menjadi karya dua dimensi. Bentuk yang sering digunakan adalah bentuk figurati (sudah dijelaskan di atas) dan bentuk berwujud seperti: stilasi, deformasi, transformasi, dan distorsi.
c. Isi
Yaitu sesuatu yang menjadi inti tujuan dari terciptanya lukisan, dengan kata lain isi merupakan ungkapan persaan seorang pelukis dalam karyanya yang hendak ia sampaikan kepada para penikmat lukisannya. Misalnya romantisme, naturalisme, imperialisme, realisme, kubisme, dan lain-lain.
Sekian informasi dari saya. Terima kasih sudah berkunjung di blogku semoga bermanfaat yaaa!
























