Jumat, 10 Februari 2017

Partikel Subatomik Kalahkan Kecepatan Cahaya

Diposting oleh Unknown di 19.57

Ilmu pengetahuan merupakan salah satu bidang yang memiliki peran besar dalam mengubah tatanan kehidupan manusia. Salah satu bidang dalam ilmu pengetahuan yang memiliki peranan penting dalam kehidupan adalah fisika. Bapak Fisika Dunia, Albert Einsten pada abad ke-20 dalam teori relativitasnya memaparkan bahwa tidak ada satu partikel pun yang dapat mengalahkan kecepatan cahaya. Pemaparan Einsten menyebabkan para ilmuwan dan peneliti merasa penasaran dan ingin membuktikan apakah cahaya merupakan satu-satunya partikel tercepat di alam semesta ini, Cahaya melaju dengan kecepatan kurang lebih 300.000 km/detik dalam vakum, tepatnya 299.792.458 meter/detik. Sebagai gambaran, cahaya membutuhkan waktu hanya 0,14 detik untuk mengitari bumi.
Selanjutnya, di dalam kehidupan nyata, dunia ilmu pengetahuan baru saja dikejutkan oleh temuan partikel subatomik Neutrino yang bergerak melampaui kecepatan cahaya. Temuan yang diumumkan pada September 2011 itu, kembali diuji coba pada akhir Oktober untuk membuktikan bahwa kesimpulan ini bukanlah sekadar spekulasi. Seperti yang ditulis dalam jurnal ilmiah Nature, temuan luar biasa itu berawal dari percobaan OPERA, Oscillation Project with Emulsion-tRacking Apparatus. Percobaan berlangsung 1.400 meter di bawah tanah di Laboratorium Nasional Gran Sasso, Italia. Di sini, para ilmuwan menghitung berapa lama waktu tempuh Neutrino yang dikirim dari CERN, suatu laboratorium fisika partikel di dekat Geneva, Swiss, dengan jarak 731 kilometer. Perjalanan itu ternyata membutuhkan waktu 2,4 milidetik. Harian The Guardian menyebutkan, hasil tersebut diperoleh setelah melakukan uji coba selama tiga tahun dan mengukur waktu kedatangan 15.000 Neutrino. Dengan kecepatan cahaya 299.792.458 meter/detik, Neutrino yang melesat pada kecepatan 299.798.454 meter/detik itu telah melampaui kecepatan cahaya.
Pertama, hal ini tentu saja menimbulkan ‘gebrakan besar’ dalam ilmu pengetahuan, khusunya fisika. Setelah lebih dari 100 tahun masyarakat dan ilmuwan dunia berpedoman pada teori relativitas khusus Einstein, tiba-tiba ditemukan adanya partikel subatomik yang membantah teori relativitas Einstein. Tentu saja temuan baru ini menimbulkan banyak kontroversi dan perdebatan di kalangan para ilmuwan dan peneliti. Bukan hanya di kalangan para ilmuwan dan peneliti, masyarakat di seluruh dunia juga dibuat gempar dengan hal ini. Pasalnya, Einstein pernah mengatakan bahwa jika suatu saat ada partikel yang mengalahkan kecepatan cahaya, maka teori relativitas khususnya otomatis gugur.
Kedua, timbul pertanyaan, apakah dengan adanya partikel subatomik Neutrino ini ada kemungkinan bahwa rumus dan teori relativitas khusus akan disusun ulang? Ini tentu saja menjadi tanda tanya besar dalam benak masyarakat. Jika memang benar,  maka Sains modern khususnya Fisika berada dalam krisis yang besar, karena dengan adanya perubahan tersebut berarti perlu dilakukan perubahan teori maupun rumus perhitungan dalam fisika secara menyeluruh yang berhubungan dengan teori kecepatan cahaya. Untuk itu, para ilmuwan dan peneliti bidang fisika di seluruh dunia sedang melakukan eksperimen dan penelitian terkait hal ini serta mencoba untuk mendapatkan jalan keluar dari masalah ini.
Terlepas dari permasalahan-permasalahan tersebut, teori bukanlah kesimpulan murni dari eksperimen. Ini berarti bahwa teori dapat dimodifikasi sesuai dengan hasil akhir yang didapatkan, bukan berdasarkan eksperimen atau percobaan awal. Fakta ini juga menunjukkan bahwa setiap eksperimen yang dilakukan berpotensi untuk menemui kegagalan, dan setiap eksperimen yang dilakukan belum tentu mendapatkan hasil akhir atau titik penyelesaian, ada kalanya eksperimen menemui jalan buntu. Jika sudah begitu, peneliti tidak dapat menemukan teori apa pun terkait eksperimennya.

Setelah memperhatikan hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa ilmu pengetahuan adalah satu bidang yang sangat kompleks tempat berbagai masalah dibahas guna menemukan solusi dari masalah itu sendiri. Oleh karena itu setiap orang hendaknya membekali diri dengan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keimanan yang kuat, dalam rangka menghadapi masalah-masalah di era pengetahuan modern ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

 

CHERRY BLOSSOM Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea